Jumat, 14 September 2018

Top Teknologi Canggih Jepang


Top Teknologi Canggih  Jepang




Tokyo akan kembali menjadi pusat perhatian pecinta olahraga dari seluruh dunia setelah penyelenggaraan Olimpiade 1964. Tokyo berhasil terpilih setelah berhasil unggul atas Istanbul dan Madrid 2013 lalu.  Tour Murah

Tak sedikit orang yang beranggapan, Tokyo bakal menjadi cerita indah penyelenggaraan olimpiade dalam hal kemajuan teknologi. Tentu hal tersebut beralasan, Tokyo merupakan kota yang paling futuristis, kompleks dan merupakan salah satu kota dengan biaya hidup termahal di planet bumi.

Penerjemah otomatis

Aplikasi 'Voicetra' adalah penerjemah bahasa secara otomatis dan dalam satu aplikasi bisa memuat 28 bahasa dari berbagai negara. Pemerintah Jepang sadar akan kelemahan warganya dalam berbahasa Inggris. Terobosan ini pun dilakukan agar memberi kemudahan kepada siapa saja saat mengikuti langsung Olimpiade 2020 di Tokyo.

Robot village

Kampung robot, di mana robot akan menjadi hal yang lumrah dijumpai di Odaiba, salah satu venue Olimpiade. Nantinya akan berfungsi sebagai asisten penyelenggara, hingga pengunjung dalam kebutuhan informasi hingga hal kecil seperti membawa tas.



Teknologi Hijau Jerman


Teknologi Hijau Jerman




Peranan Jerman sebagai pelopor teknologi di bidang pelestarian alam, energi terbarukan serta pemanfaatan sumber daya alam secara efisien berdampak positif terhadap perekonomian dan pasar tenaga kerja. Cabang indus­tri yang terkait memberi kontribusi berarti untuk pertumbuhan yang ber-kesinambungan dan turut serta dalam pengembangan teknologi baru – baik di sektor energi maupun di bidang teknologi informasi dan komunikasi, begitu juga dalam teknologi bahan dan material. ­

Industri di sektor energi mempekerjakan sekitar 700.000 orang, hampir separuh di antaranya beker­ja di bidang energi terbarukan. Dengan demikian Jerman termasuk enam negara utama, dilihat dari jumlah tenaga kerja dalam sektor industri tersebut. Industri energi didominasi oleh perusahaan mene-ngah, akan tetapi perusahaan besar seperti Siemens juga memegang peranan penting. Dengan memakai label “Greentech Made in Germany”, perusahaan-perusahaan tersebut mencapai hasil ekspor yang baik; dalam pasaran dunia bagiannya kurang lebih 15 persen. Melalui apa yang disebut “Inisiatif Ekspor Teknologi Lingkungan”, Jerman berniat memperbaiki posisinya lebih lanjut, dan terutama menempatkan diri sebagai penyedia solusi terpadu.  Tour Murah

Upaya pelestarian alam dan pelindungan iklim akan mendapat dorongan lagi melalui pemajuan mobilitas dengan kendaraan listrik. Masa depan kendaraan bertenaga listrik difokuskan pula di Tiongkok, Jepang dan Amerika Utara. Pemerintah Federal dan industri mobil mempunyai target ambisius untuk mengembangkan Jerman menjadi pasar ­utama bagi kendaraan listrik, sekaligus berpartisipasi pada potensi pasaran global ini. ­Bertambahnya jumlah mobil listrik diharapkan akan menghasilkan penurunan emisi CO2 lebih lanjut, emisi yang seperenam bagiannya hingga kini diakibatkan oleh lalu lintas jalan. Produsen mobil Jerman bekerja secara intensif untuk mewujudkan konsep mobilitas elektrik masing-masing. Hingga tahun 2020 mereka mengeluarkan dana sebesar 40 miliar Euro bagi penelitian dan pengembangan, serta berniat menambahkan jumlah mo­del mobil listrik menjadi lebih dari seratus.

Pemerintah Federal mendukung perkembangan itu dengan pemberian premi dan keringanan 
pajak bagi pembeli serta berbagai subsidi untuk perbaikan infrastruktur pengisian baterai, agar mobil listrik dapat membuat terobosan. Secara bersamaan pemerintah menaikkan pengeluaran untuk riset di bidang energi, dengan memprioritaskan riset tentang baterai untuk mobil listrik. Proyek bernama ”Batterie 2020“ dianggap sebagai proyek unggulan. Diharapkan bahwa proyek tersebut akan menghasilkan bahan – baik bahan baru maupun bahan yang dikembangkan secara evolusioner – untuk penelitian dan pengembang­an sistem baterai yang paling efisien.

Sementara itu pada universitas dan perguruan tinggi di Jerman dan di Eropa telah dibuka sekitar 1.000 jurusan kuliah inovatif di bidang energi terbarukan dan efisiensi energi, yang banyak diambil juga oleh mahasiswa asing.